Anda akan melihat
perubahan menakjubkan mulai dari bulan keempat sampai keenam. Si buah hati akan
mampu secara fisik, peduli dengan sekelilingnya, dan mulai lebih berinteraksi. Seiring
responnya yang bertambah, si kecil akan mulai mengeluarkan suara dan tertawa.
Ia akan merespon permainan seperti “cilukba” dengan kegirangan.
Perkembangan Fisik
Jika si kecil dipegang
saat berusia tiga bulan dalam posisi duduk, ia akan dapat menahan kepala dengan
stabil, tapi belum dapat menahan punggungnya dengan lurus. Pada usia empat
bulan, si kecil dapat mengangkat kepala sejajar badannya saat Anda memegang tangannya
dan menariknya ke posisi duduk. Pada umur lima bulan ia mungkin salah satu dari
bayi yang baru saja mulai bisa duduk sendiri. Tapi ia belum dapat
mempertahankan posisi ini terlalu lama. Taruhlah bantal di sekitarnya sebagai
penopang dan agar ia tidak terluka saat jatuh.
Si kecil mungkin
senang menahan sebagian berat badannya sendiri jika Anda memegangnya berdiri di
pangkuan. Bila hal ini dilakukan saat si kecil sudah siap berdiri tanpa
dipaksa, ia akan sangat gembira menopangkan kakinya dan berusaha berdiri di
atas pangkuan Anda. Jangan khawatir jika si kecil belum mau melakukan ini,
banyak bayi seusianya yang belum mau. Si kecil akan menyukai kesempatan untuk
menendang saat dibaringkan. Ia juga akan suka menendang saat dimandikan, jadi
siapkan banyak handuk. Secara rutin membiarkannya bermain tengkurap masih baik
untuknya, tapi ingatlah untuk tetap menidurkannya telentang.
Bayi Anda belajar dan
tumbuh dengan caranya sendiri, dan pada waktunya sendiri. Walau bayi umumnya
mengikuti kurva perkembangan yang sama, ada banyak variasi di dalam kurva ini.
Si mungil mungkin sangat maju secara fisik, mampu mengangkat kepalanya lebih
awal dan sudah mampu berguling. Atau ia bisa sangat awas dan senang
berinteraksi, tapi tidak semaju itu dalam hal perkembangan fisiknya. Kedua hal
tadi sangatlah normal dan buah hati adalah individu yang unik. Jadi cobalah
untuk tidak membandingkannya dengan bayi lain atau khawatir soal kapan ia
mencapai tonggak perkembangannya.
Indera
Pada sekitar usia lima
bulan, si kecil akan tertarik melihat benda kecil dan mencoba meraihnya. Namun,
awasi dengan hati-hati karena si kecil akan ingin mengeksplorasi benda kecil
tersebut dengan mulutnya. Jangan biarkan ia meraih apapun yang cukup kecil sehingga
dapat membuatnya tersedak seperti kancing atau koin. Si mungil juga akan
tertarik mengeksplorasi tekstur yang beragam. Gumpalan kertas, busa di air
mandi, dan kain mengkilat adalah hal baru baginya sehingga akan menyenangkan
untuk dieksplorasi.
Indera si kecil juga
akan mulai saling terkait. Contohnya, penelitian terhadap bayi berusia tiga dan
empat bulan. Mereka diperlihatkan kedua orang tua mereka sementara rekaman
suara salah satu orang tua diperdengarkan dari tengah. Para bayi ini menoleh ke
arah orang tua yang suaranya mereka dengar.
Si kecil akan mulai
menginisiasi interaksi sosial. Ia akan melambaikan tangannya minta digendong
dan tersenyum jika melihat Anda. Saat berinteraksi dengan si kecil, ingatlah
untuk memberinya waktu merespon Anda. Reaksinya tidak akan secepat anak yang
lebih tua, jadi berhentilah beberapa saat, dan biarkan ia mendapat gilirannya
“berbicara”. Ia akan mulai menggunakan kata “ba”, dan mulai mengulang-ulang
kata ini. Jadi si kecil mungkin akan mengatakan “babababa”, sebuah perkembangan
yang dikenal sebagai “babling” atau
berceloteh.
Saat ia mengeluarkan
bunyi, si kecil mungkin akan senang jika Anda mengikuti ucapannya. Jika sudah
tidak mau bermain lagi, ia akan memberitahu Anda dengan memalingkan kepala,
memutuskan kontak mata, atau menjadi rewel. Ikutilah maunya, karena ini cara dia
mengkomunikasikan bahwa ia sudah lelah. Pada usia ini mustahil Anda
“memanjakannya” dengan terlalu banyak perhatian. Jadi santailah dan nikmatilah
saat bersamanya.
Proses berpikir si
kecil sedang berkembang. Memahami cara berpikirnya akan membantu Anda mengerti
sikapnya dan menolong Anda menjadi orang tua yang rileks. Insting bayi Anda
adalah untuk membangun ikatan batin dengan Anda dan memastikan mendapatkan apa
yang ia perlukan dari Anda, yaitu makanan, kehangatan, dan kasih sayang. Sikap
apapun yang menghasilkan semua itu akan ia lakukan lagi.
Penelitian menunjukkan
bahwa bahkan pada usia enam bulan, bayi dapat menunjukkan kecemburuan. Si kecil
menendang dan menangis keras saat ibunya memperhatikan bayi lain. Ia terus
melakukan ini sampai ia mendapatkan perhatian penuh kembali. Para ibu yang
terlibat penelitian ini kaget dengan kerasnya reaksi si kecil. Para ibu ini
lalu merespon dengan mendemonstrasikan cinta mereka pada si bayi, persis
seperti yang diperlukan oleh bayi itu. Walau si kecil dapat memperlihatkan
beragam emosi, haruslah diingat bahwa mereka tidak mengerti konsep sikap baik
dan buruk, jadi jangan pernah menghukum mereka di usia ini.
Si buah hati akan
menikmati berbagai bunyi. Ia akan sangat girang bila di waktu tengkurapnya ia
berada di atas alas bermain dengan desain khusus. Alas ini memiliki area yang
bergemeretak, bergemerincing, dan menguik jika disentuh atau dilewati si kecil
ketika berguling. Sebuah “rain stick”
mungkin akan disukai si buah hati. Alat ini adalah sebuah pipa tertutup dengan
biji-bijian di dalamnya dan dapat mengeluarkan suara (seperti suara hujan) saat
dibalikkan. Namun, kaleng kecil berisi beras sama efektifnya. Coba juga
menggumpalkan kertas, bertepuk tangan mengikuti irama lagu dan irama puisi
anak. Sebuah kotak musik di dekat tempat tidurnya adalah ide yang baik dan
dapat menjadi bagian menyenangkan dari rutinitas tidurnya.
“Cilukba” adalah
permainan yang disukai bayi di seluruh dunia dan ada berbagai versi di hampir
semua budaya. Si kecil belum mengerti bahwa suatu benda masih ada walau tidak
terlihat. Permainan cilukba ini mengajarkan konsep tersebut. Cilukba kemungkinan
akan menjadi permainan favoritnya selama berbulan-bulan. Saat Anda menutup
wajah dengan tangan, si kecil akan berteriak kegirangan setelah menunggu Anda
tiba-tiba membuka tangan dan mengatakan “ba!”. Anda dapat memvariasikan
permainan ini dengan menaruh selimut di atas sebuah mainan, kemudian angkatlah
selimut tadi. Kegirangannya saat menunggu mainan itu diperlihatkan lagi adalah
tanda bahwa ia mulai mengerti konsep bahwa barang masih tetap ada walau tidak
terlihat.
Si Mungil yang Cerdas
Ada beragam produk
yang ditujukan untuk peningkatan mental si kecil. Mulai dari mainan gantung, rattle, hingga buku, mainan elektronik,
dan DVD. Setiap tahun pasti ada mainan atau metode stimulasi “wajib” agar anak
Anda menjadi Einstein berikutnya. Yang umum dikenal orang adalah produk mainan
yang dibuat berdasarkan efek mendengarkan musik karya Mozart pada bayi – yang
diklaim dapat meningkatkan kemampuan “spasial dan logika otak” si kecil. Belakangan
diketahui bahwa klaim ini terbukti tidak benar. Walau begitu, musik memang
memainkan peranan dalam perkembangan si kecil namun pada fase yang lain (yaitu
saat usia 18 bulan ke atas).
Hal yang terpenting
adalah menikmati waktu bermain dengan si kecil agar ia terstimulasi dengan
rutin. Buah hati yang tidak terstimulasi kemungkinan akan menarik diri dan
gagal berinteraksi dengan orang lain. Begitu dasar interaksi sosial ini hilang,
hampir tidak mungkin untuk membangunnya lagi.
Si Kutu Buku
Penelitian membuktikan
pentingnya membacakan buku pada si kecil sedini mungkin karena dapat
menstimulasi perkembangan si mungil. Anda mungkin perlu membeli beberapa buku pada
usia ini, karena kebanyakan buku si kecil akan digigit daripada dibaca. Pada
awalnya, membelikan buku bagi si kecil yang masih bayi mungkin terasa aneh.
Namun ingatlah banyaknya manfaat bagi Anda berdua. Anda juga akan membantu
mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi si kecil.
Buku bagi bayi secara
alamiah dibuat untuk dibaca keras-keras. Banyak yang mendorong ritme dan
nada-nada intonasi yang akan direspon si kecil. Ada beragam buku aktifitas kain
yang memiliki gambar yang jelas dan terang. Juga ada penguik, jarum putar, rattle, dan cermin untuk menarik dan
mempertahankan perhatiannya. Buku karton tebal (board book) dengan gambar realistis juga ideal bagi si buah hati.
Memutuskan apakah
tinggal di rumah bersama si kecil atau kembali bekerja adalah keputusan yang
sulit. Banyak ibu baru yang harus memutuskan hal ini saat si kecil masih sangat
muda. Tapi bagi kebanyakan wanita, terutama orang tua tunggal, keputusan yang
ada didorong oleh faktor keuangan.
Kembali Bekerja
Banyak orang tua yang
tidak sabar ingin kembali bekerja terlepas dari betapa sayangnya mereka pada si
kecil. Jika Anda merasa seperti ini, yakinlah bahwa ini adalah keputusan yang
baik bagi Anda. Jangan merasa bersalah
karena Anda ingin kembali bekerja. Jangan khawatir, si kecil tidak akan
menderita selama Anda mendapat perawat atau tempat perawatan anak yang ia dan
Anda sukai. Anda akan gembira saat bertemu si kecil sepulang kerja. Kelemahan
dari kembali bekerja adalah Anda akan kehilangan beberapa aspek perkembangan si
kecil yang pada bulan-bulan awal ini sangat cepat berlalu.
Patut diingat bahwa
pada umur lima bulan, bayi kemungkinan lebih dapat beradaptasi saat dititipkan
dibandingkan dengan saat dia nanti berumur delapan bulan atau lebih. Hal ini
disebabkan karena anak akan lebih manja pada masa akhir tahun pertamanya. Jadi,
sekarang mungkin waktu yang ideal untuk kembali bekerja. Dengan demikian, pada
saat si kecil masuk fase manjanya, ia sudah mengenal pengasuhnya dan perpisahan
dengan Anda tidak akan menjadi masalah besar.
- Si kecil akan menyambut Anda dengan tersenyum dan mencoba berbicara. Tangisannya pun akan berkurang.
- Begitu si mungil mengenal kakinya, memegang, dan menghisap keduanya akan membuatnya gembira bermain sendiri.
- Si kecil belajar soal tekstur dengan mengeksplorasi suatu barang menggunakan mulutnya, bukan tangannya.
- Setelah tiga bulan, si kecil akan tidur lebih lama pada malam hari dan berkurang pada siangnya.
- Si kecil akan mulai menghabiskan susu botolnya dengan cepat sekali jika ia sedang lapar.
- Sebagai Ayah sebaiknya Anda ikut terlibat dalam perawatan bayi seperti bermain, mengganti popok, atau meninabobokannya. Jika tidak, masa-masa indah bersama buah hati ini akan terlewati hanya dalam beberapa minggu dan tidak akan terulang lagi. Selain itu, Anda juga memberi waktu kepada sang ibu untuk beristirahat.
- Jika Anda menggunakan botol dan selama ini mensterilkan botol si kecil, Anda tak perlu lagi melakukannya setelah ia berumur enam bulan. Namun, Anda harus tetap membersihkan botol si kecil dengan seksama.
- Departemen Kesehatan menganjurkan bayi tidak diberi makanan padat sebelum enam bulan karena belum siap mencerna apapun selain susu. Jika Anda rasa ia siap menerima makanan padat sebelum enam bulan, mintalah nasehat ahli kesehatan. Namun, makanan padat sama sekali tidak boleh diberikan sebelum usia empat bulan.
- Produk gandum sama sekali tidak boleh diberikan sebelum usia enam bulan.
- Untuk mendorong kebiasaan tidur yang baik, baringkan bayi di tempat tidurnya saat masih bangun, agar ia belajar tertidur dengan sendirinya tanpa didekap dan diayun.
- Terkadang si buah hati hanya perlu tahu bahwa Anda ada di dekatnya. Jika ia menjadi rewel saat dibaringkan untuk tidur, hampiri dan tenangkanlah dia. Jangan gendong atau terlalu menstimulasinya.
- Dalam berbagai hal, kakek dan nenek si kecil adalah pengasuh yang sempurna. Tapi pastikan semua aspek pengasuhan didiskusikan terlebih dahulu untuk mencegah perbedaan pendapat.
- Sebagai seorang ibu yang tinggal di rumah, mudah sekali terjebak dan menaruh diri Anda sebagai prioritas kedua. Penting sekali untuk mengambil istirahat. Untuk kesehatan mental Anda sendiri, adakan kontak rutin dengan orang dewasa lainnya.
- Bagi kebanyakan pria, menjadi orang tua baru tidak mempengaruhi hidup seks mereka kecuali frekuensinya yang berkurang. Bagi ibu yang baru melahirkan, tidak heran kalau seks berada di prioritas bawah. Jadi, berkurangnya frekuensi seks dapat sulit diterima. Akan tetapi, jika suami terlalu menjauh secara fisik dari istri, istri akan merasa bahwa suami tidak tertarik lagi. Pelukan seorang suami akan sangat berarti bagi istri.
Sumber:
Laurent, S. and
Reader, P. (2007). Your Baby Month by
Month. Inggris: A Dorling Kindersley Limited
No comments:
Post a Comment